situs Nonton Film Bioskop paling baru Pengganti IndoXXI – web lihat film streaming IndoXXI sudah resmi menghentikan service nonton video atau film bioskop secara streaming per Rabu (1/1) kemarin setelah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
situs Nonton Film Bioskop paling baru Pengganti IndoXXI
Meski begitu, sejumlah ahli menjelaskan layanan melihat film bajakan tetap ‘eksis’ gara-gara tetap banyak pilihan alamat domain sebagai wadah untuk menawarkan pelayanan serupa.
Pengamat Keamanan Siber berasal dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengibaratkan pemblokiran situs seperti film kartel narkoba. dikala datang pemimpin kartel yang ditangkap, maka posisinya akan langsung digantikan oleh orang atau organisasi lain.
Sebab, bisnis penyedia pelayanan menyaksikan film bajakan sudah berjalan dan memberi margin yang menggiurkan.
“Alamat web site tinggal diubah dan pilihannya hadir 1001, itu praktek yang udah dikerjakan lama sekali. Kalaupun IndoXXI benar menonaktifkan diri layaknya yang diumumkan situsnya, pemain lain dapat menggantikannya,” kata Alfons saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (24/12) lalu.
Benar saja, dikala anda mengetik kata kunci ‘situs nonton film streaming’ di mesin pencari Google, kamu dapat disuguhkan bersama dengan situs-situs alternatif seperti,
1. Project Free TV (https://prfrtv.co/movies/)
2. Layar Indo 21 (https://layarindo21.website/)
3. Pusat Film 21 (https://pusatfilm21.net/)
4. Bioskop Kerenin (https://bioskopkerenin.com/)
5. Dunia Film 21 (https://54.39.85.90/#)
6. IndoXX1 (https://indoxx1.eu/)
7. Movie Gan (https://moviegan.com/)
8. Juragan Film (https://juraganfilm.site/)
9. Go Stream (https://gostream.site/)
10. Film BagoesXX1 (https://filmbagoesxx1.com/)
11. GudangMovies21 (https://gudangmovies21.today/)
Meski begitu, pengamat keamanan siber lain yakni Ketua lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC Pratama Persadha mengatakan bahaya yang mengintai disaat masyarakat menyaksikan atau mengunduh dari situs-situs film ilegal itu berpotensi menyusupkan malware ke perangkat pengguna.
Ia membeberkan bahaya ini nampak saat pengguna diarahkan untuk mengklik tautan khusus sebelum film akan diunduh atau ditonton. Tautan ini menurutnya berupa notifikasi bersifat alamat web yang mengarahkan mereka untuk dapat lihat konten film tersebut.
Pratama pun sempat menyinggung tindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir situs melihat film streaming, IndoXXI. Menurut dia, pemblokiran bukan salah satu berjalan terlihat yang kudu ditempuh.
Namun, sistem edukasi berkaitan Hak Kekayaan Intelektual termasuk harus diperkuat.
“Di jaman siber, sesungguhnya lebih enteng untuk mengetahui mana yang asli dan bajakan, mana yang lebih pernah bikin sebuah karya dan mana yang menjiplak. Secara lazim di wilayah siber ini benar-benar banyak berlangsung pembajakan karya,” pungkas Pratama.